Muhammad Syafiq Gumilang memimpin tim riset di Pantau Gambut sebagai Research Manager sejak 2025. Sebelum bergabung, ia berkiprah sebagai Peneliti hingga Koordinator di Agrarian Resource Center (ARC) sepanjang 2017–2023.
Latar belakang akademisnya menggabungkan S1 Ilmu Kelautan dari Universitas Padjadjaran dan S2 Ilmu Sejarah di Universitas Indonesia. Keterlibatannya dalam isu agraria dan pedesaan tecermin dari berbagai karya tulisnya, seperti Policy Brief: Transformasi Usaha Sawit Rakyat (2020) serta buku Menyoal Demokrasi di Indonesia dan Apa yang Tidak Diceritakan dari Pedesaan (2024).
Oleh: Muhammad Syafiq - Jumat, 11 September 2026
Narasi pembangunan sering kali menganggap kehilangan hutan sebagai ongkos yang tak terhindarkan dari pertumbuhan ekonomi. Namun sayangnya, pengorbanan jutaan hektare hutan Indonesia tidak menghasilkan basis pembangunan industri nasional.
Oleh: Abil Salsabila, Juma Maulana, Muhammad Syafiq, Ryan Kusumo, Yoga Aprillianno, Iola Abas - Jumat, 11 September 2026
97% lahan gambut yang terbakar tidak pernah kembali menjadi hutan. Fakta ini menjadi cermin paling jujur dari satu dekade program restorasi gambut Indonesia yang mengklaim telah memulihkan jutaan hektare lahan, namun gagal mengubah nasib ekosistem yang paling kritis di negeri ini.