Oleh Admin
dari Pantau Gambut
Hasil analisis sebaran titik panas periode Januari-Agustus 2026
Lahan intervensi BRGM yang terbakar di Jambi, Agustus 2026 ©Perkumpulan Hijau Jambi
Lahan intervensi BRGM yang terbakar di Jambi, Agustus 2026 ©Perkumpulan Hijau Jambi

Analisis terbaru Pantau Gambut mengungkap lonjakan drastis titik panas (hotspot) di Kesatuan Hidrologis Gambut sepanjang Agustus 2026. Dari 15.067 titik pada Juli, angka ini melompat menjadi 166.728 titik, menyumbang 79% dari total titik panas selama Januari hingga Agustus 2026.

 

Lonjakan ini terkonsentrasi di sejumlah provinsi dan bahkan ditemukan di dalam area konsesi berizin serta kawasan proyek strategis nasional. Berikut beberapa temuan penting dari laporan ini.

Poin Penting:

  • Kalimantan Tengah naik 2.494%, dari 2.821 menjadi 73.183 titik panas
  • Area HGU menyumbang 41.807 titik panas, naik 1.355% dari Juli
  • Area PBPH naik 962%, menjadi 7.192 titik panas
  • PT Mayawana Persada (PBPH) dan PT Mekar Karya Kahuripan (HGU) menjadi korporasi dengan titik panas terbanyak
  • Food Estate Kalimantan Tengah mencatat 24.916 titik panas
  • Kawasan swasembada pangan Papua Selatan mencatat 9.536 titik panas

Baca laporan lengkap untuk data selengkapnya.

 

Pemandangan karhutla di Jembatan Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah, 30 Agustus 2026 ©WALHI Kalimantan Tengah

Dukung Kami

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan teman-temanmu.