Sekilas gambut dalam peta

Tak kenal, maka tak sayang. Dimanakah letak lahan gambut di Indonesia? Seberapa luas dan tebal lahan gambut di berbagai provinsi di Indonesia? Apakah yang dimaksud dengan Fungsi Ekosistem Gambut (FEG) serta hubungannya dengan kegiatan pelestarian ekosistem gambut?

Menu ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul ketika berbicara tentang lahan gambut Indonesia. Mari kita sama-sama lihat jawabannya untuk kenal lahan gambut lebih jauh!

Hero image chapter 1

Dimanakah letak lahan gambut Indonesia?

Secara total, gambut di Indonesia terbanyak tersebar di 3 pulau utama, yaitu Sumatra, Kalimantan dan Papua.

Total luasan gambut

Luas 1,340,000,000 Ha
Penurunan sebesar 1,5 juta Ha dari tahun 2011
peta indonesia

Pulau Sumatra

Penyebaran gambut di Pulau Sumatra umumnya terdapat di dataran rendah sepanjang pantai timur, seperti Riau hingga Lampung.

Juga terdapat di dataran sempit pantai Sumatra yaitu Kabupaten Pesisir Selatan (Rawa Lunang), Agam dan Pasaman, dan di Muko-muko (Bengkulu).

Sebaran gambut - Riau

Provinsi ini mengalami perubahan tutupan lahan dan penggunaan yang cukup signifikan selama satu dasawarsa terakhir. Salah satu penyebabnya adalah adanya praktik pembakaran lahan yang disengaja untuk membuka lahan gambut menjadi areal perkebunan monokultur seperti sawit, akasia, dan sebagainya.

Kebakaran hebat pernah terjadi di provinsi ini pada tahun 1997 dan 2015. Dampak yang diakibatkan salah satunya membuat jalur lintas penerbangan antar negara terganggu akibat asap yang ditimbulkan. 

Riau

Riau

Luas

3.565.502,56 Ha

Sebaran Gambut - Sumatra Selatan

Sejak zaman Sriwijaya, masyarakat Sumatra Selatan telah menetap di area bergambut. 

Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya peninggalan situs bersejarah di kawasan tersebut. Masyarakatnya pun juga memiliki sentra komoditas purun (tanaman endemik gambut yang digunakan untuk membuat kerajinan) terbesar di Indonesia yaitu OKI Purun Institute.

Sumatra Selatan

Sumatra Selatan

Luas

1.063.092,64 Ha

Sebaran gambut - Aceh

Kawasan ekosistem hutan rawa gambut Tripa-Babahrot (bagian dari Rawa Tripa Science Park) merupakan kawasan konservasi gambut terbesar di Aceh. 

Rawa Tripa adalah kawasan yang juga merupakan pusat kajian biologi akuatik karena merupakan daerah genangan yang memiliki banyak jenis ikan dan kerang (lokan) yang menjadi sumber ekonomi masyarakat.

Aceh

Aceh

Luas

150.263,26 Ha

Pulau Kalimantan

Gambut Kalimantan merupakan gambut pedalaman, ditemukan di daerah rawa pada hulu Sungai Kapuas, di sekitar Putussibau.

Secara umum penyebarannya terdapat di dataran rendah Kalimantan Tengah. Namun, di dalam wilayah yang lebih sempit, lahan gambut juga ditemukan di dataran tinggi bagian barat Pulau Kalimantan, khususnya wilayah Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Gambut juga terletak di Pantai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Kalimantan Tengah

Gambut di daerah ini merupakan subyek konversi besar untuk wilayah pertanian berupa sawah, yang dikenal juga dengan proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) untuk kawasan food estate. 

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait proyek ini, silakan kunjungi laman Pantau Food Estate.

Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah

Luas

2.550.439,57 Ha

Kalimantan Selatan

Sebelum intervensi dari pemerintah, masyarakat Kalimantan sebenarnya memiliki kearifan lokal dalam mengelola gambut. Seperti, suku Banjar di Kalimantan Selatan yang hidup di atas lahan gambut dengan melakukan upaya agrikultur tanpa merusak gambut yang disebut dengan handil. 

Pentingnya lahan gambut sebagai bagian dari kearifan lokal juga membuat pulau Kalimantan memiliki kawasan konservasi gambut yang cukup banyak, seperti Taman Nasional Sebangau di Kalimantan Tengah dan Taman Nasional Palung di Kalimantan Barat.

Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan

Luas

46.293,60 Ha

Pulau Papua

Sebagian besar gambut di tanah Papua masih alami dan belum banyak disentuh tangan manusia. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak ditemukannya kerusakan signifikan terhadap gambut dalam bentuk kebakaran hutan selama bertahun-tahun. 

Masyarakat Papua menyebut gambut dengan istilah hoom. Masyarakat setempat menanam tumbuhan yang tergolong ramah gambut dan masuk dalam kategori paludikultur (budidaya tanaman tanpa drainase pada lahan gambut yang basah), yaitu sagu, untuk menyokong kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat di kawasan setempat.

Papua

Sebaran gambut yang cukup luas terdapat di dataran rawa pantai selatan dan berbatasan dengan Teluk Bintuni, Kabupaten Fakfak, dan dataran rawa pantai sebelah timur laut Kota Nabire, Kabupaten Nabire

Gambut Papua merupakan gambut pedalaman yang ditemukan dalam lembah Sungai Mamberamo yang masuk dalam tiga kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Jayawijaya dan Paniai.

Papua

Papua

Luas

2.222.820,14 Ha

Ketebalan gambut Indonesia

Lahan gambut di Indonesia memiliki ketebalan yang bervariasi, mulai dari sangat dangkal hingga >700 cm.

Semakin tebal gambut, maka semakin banyak pula unsur karbon yang terkandung di dalamnya. Jika gambut tersebut dikeringkan, maka emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer akan semakin besar.

Rincian ketebalan gambut

Gambut dangkal 50 - <100 cm
Gambut sedang 100 - <200 cm
Gambut dalam 200 - <300 cm
Gambut sangat dalam 300 - <500 cm
Gambut sangat dalam sekali 300 - <500 cm

Fungsi Ekosistem Gambut (FEG)

Kawasan gambut yang masuk ke dalam jenis FEG lindung adalah wilayah yang memiliki gambut dengan kedalaman mulai dari 3 meter dan berada pada kawasan lindung. 

Sedangkan FEG budidaya adalah wilayah yang memiliki gambut dengan kedalaman kurang dari 3 meter yang bisa dimanfaatkan untuk area budidaya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Buka Pelajari untuk tahu lebih banyak tentang FEG.

Luas lahan FEG di Indonesia

Total lahan FEG 24,1 juta Ha
FEG Lindung 12,07 juta Ha
FEG Budidaya 12,08 juta Ha
KHLK, 2015