Bab 2.3 Menunjang perekonomian masyarakat lokal

Gambut berperan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat di sekitarnya. Berbagai tanaman dan hewan yang habitatnya di lahan gambut dapat menjadi sumber pangan dan pendapatan masyarakat sekitar gambut. Oleh sebab itu, menjaga lahan gambut berarti juga menjaga keberlangsungan perekonomian masyarakat gambut.

Gambut dukung perekonomian masyarakat lokal. © Danar Tri Atmojo

Degradasi lahan gambut dapat mengganggu sumber penghidupan masyarakat yang tinggal di sekitar lahan gambut. Jutaan masyarakat bergantung pada lahan gambut untuk menggembala ternak, membudidayakan ikan, dan bertani.

Lahan gambut merupakan ekosistem alami bagi beberapa tanaman yang mempunyai nilai ekonomi bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Beberapa jenis tanaman yang dapat tumbuh baik di lahan gambut antara lain adalah rumbia,  rotan, karet, nanas, padi, mahang, pisang, tebu, kalapapa, sagu, singkong, jelutung, punak, resak, dan kapur naga.

Selain itu, ekosistem lahan gambut juga cocok untuk mengembangbiakkan beberapa jenis ikan, seperti ikan patin siam, lele dumbo, dan nila.

Manfaat gambut tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang secara langsung tinggal di wilayah gambut. Bagi masyarakat di luar wilayah gambut, dampak positif dari gambut yang sehat atau dampak negatif dari gambut yang rusak pun dapat dirasakan.

Misalnya, masyarakat Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, yang terkena dampak dari pengeringan gambut oleh perusahaan perkebunan. Masyarakat di wilayah tersebut dahulu menanam padi di sawah dan beternak ikan, namun, sejak terjadi pengeringan gambut untuk wilayah perkebunan, air gambut tersebut mengaliri sawah lebak dan menyebabkan banjir. Akibatnya, masyarakat tidak lagi dapat menanam tumbuhan atau berternak ikan, dan berdampak negatif pada sumber penghidupan mereka.