Kembali

Infrastruktur pembasahan gambut

Restorasi gambut salah satunya dilakukan dengan cara pembasahan kembali (rewetting). Dalam upaya pembasahan kembali, dapat dilakukan dengan pembangunan infrastruktur seperti sekat kanal maupun penimbunan kanal.

Sekat kanal ©Pantau Gambut

Sekat kanal

Sekat kanal dibuat di badan kanal yang semula dibangun untuk mendrainase air keluar dari gambut. Penyekatan kanaldilakukan untuk mencegah lebih banyak air keluar dari gambut dan mempertahankan kondisi tergenang gambut yang esensial untuk mencegah terjadinya kebakaran. Jenis sekat kanal dibagi menjadi dua tipe, yaitu sekat kanal permanen dan semi permanen. Sekat kanal semi permanen menggunakan material kayu, sedangkan sekat kanal permanen biasa dibangun dengan material beton.

Penimbunan kanal ©Parliza

Penimbunan kanal (canal backfilling)

Penimbunan kanal ini bertujuan untuk menutup saluran-saluran air/kanal yang menyebabkan air di gambut mengalir keluar. Dengan adanya penimbunan kanal, air yang mengalir keluar akan tertahan dan membuat gambut disekitarnya menjadi lembab dan basah kembali.

Embung ©Arief Rahman Saan (Ezagren)/Wikimedia Commons

Embung

Embung merupakan sebuah bangunan cekungan yang berfungsi untuk menampung kelebihan air pada saat hujan. Sehingga air yang tertampung tadi dapat dijadikan sebagai persediaan air ketika gambut kering.

Sumur bor ©Pantau Gambut

Sumur Bor

Sumur bor merupakan sumur buatan yang dibuat dengan bantuan peralatan pengeboran yang berfungsi untuk dijadikan sumber air yang dapat digunakan untuk membasahi lapisan atas lahan gambut atau dapat dijadikan sumber air untuk memadamkan api apabila terjadi kebakaran.

Dukung Kami

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan teman-temanmu.