Perjalanan Tasiya Nurul Rahmah dalam dunia komunikasi dimulai dari penjelajahannya di Sekolah Vokasi IPB (D3 Komunikasi) hingga menuntaskan studi S1 Ilmu Komunikasi di LSPR. Berbekal latar belakang tersebut, ia menyalurkan keahliannya sebagai Social Media Specialist di Yayasan Bendega (2024–2026), mengawal narasi restorasi ekosistem mangrove dan lamun di pesisir Bali, sebelum bergabung dengan Pantau Gambut pada awal 2026.
Di luar aktivitas profesionalnya, Tasiya menyimpan minat mendalam pada seni visual. Ia bermimpi untuk bisa lebih sering memotret momen serta cerita kehidupan yang kerap terlewatkan oleh orang lain melalui lensa kameranya.