Ada apa dengan gambut?

​Apa itu gambut?

Gambut adalah hamparan yang terbentuk dari sisa-sisa pohon, rerumputan, lumut, dan jasad hewan yang membusuk. Timbunan tersebut menumpuk selama ribuan tahun hingga membentuk endapan yang tebal. Gambut umumnya ditemukan di area genangan air, seperti rawa, cekungan sungai, maupun daerah pesisir. Gambut bisa berada di dataran rendah dan dataran tinggi.

Gambut menjaga kestabilan iklim

Ekosistem gambut berperan stabilnya iklim dunia. Ini karena gambut menyimpan sepertiga cadangan karbon dunia. Indonesia, khususnya, merupakan rumah bagi lahan gambut tropis terbesar di dunia. Luas lahan gambut kita sekitar 14,9 juta hektar atau sedikit lebih luas dari pulau Jawa. Lahan gambut Indonesia juga menyimpan karbon yang tinggi, diperkirakan mencapai 22,5-43,5 gigaton karbon. Ini setara dengan emisi yang dilepaskan 17-33 miliar mobil pribadi dalam 1 tahun.

Sayangnya, lahan gambut sering dialihfungsikan menjadi lahan pertanian dan perkebunan. Lebih buruknya lagi, ini dilakukan dengan mengeringkan lahan gambut.

Pengeringan lahan gambut akan mempercepat pembusukan bahan organik yang melepaskan karbondioksida (CO2) dalam prosesnya. Bersama bahan organik yang membusuk, gambut pun menyusut. Lahan gambut kemudian dikeringkan lagi untuk mencegah air kembali membanjiri gambut. Proses pengeringan gambut yang terus berlangsung ini mengeluarkan emisi CO2 secara terus menerus dan membuat lahan gambut rentan terbakar. 

Kebakaran pada tahun 2015 melanda 2 juta hektar hutan dan lahan. Ini setara dengan 32 kali luas Jakarta. Lebih dari setengah lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Selama hampir satu bulan, kebakaran ini melepaskan emisi harian gas rumah kaca yang lebih besar dari emisi harian gas rumah kaca seluruh perekonomian Amerika Serikat.

Gambut mengurangi dampak buruk bencana

Tanah gambut memiliki kemampuan menyimpan air hingga 13 kali dari bobotnya. Oleh karena itu, gambut berperan penting mengendalikan banjir saat musim penghujan, dan untuk mengeluarkan cadangan air saat kemarau panjang.

Gambut menunjang perekonomian masyarakat lokal

Perusakan lahan gambut telah mengganggu sumber penghidupan masyarakat lokal. Lahan gambut adalah habitat sumber pangan seperti ikan, udang, dan kepiting, yang menunjang kehidupan jutaan masyarakat Indonesia.

Luas lahan gambut di Indonesia, lebih luas dari Pulau Jawa Sumber: CIFOR
Selama setahun setara dengan simpanan karbon di lahan gambut di Indonesia (22,5-43,5 gigaton karbon) Sumber: EPA

Pelajari topik lainnya