Rembuk Daerah Pantau Gambut Jambi

Angga Septia, dari Pantau Gambut
28 Desember 2018 | Jambi

Salah satu kontribusi nyata Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi adalah pemantauan terhadap terjadinya titik api di wilayah konsesi perusahaan yang termasuk dalam lokasi target restorasi gambut dan moratorium pembukaan lahan.  

Photo Kredit © Angga Septia

Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi melaksanakan kegiatan Rembuk Daerah yang bertemakan “Memperkuat Pemantauan Melalui Strategi Advokasi Bersama”. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Hotel, Jl. Pattimura No.28, Simpang IV Sipin, Kota Baru, Kota Jambi”. 

Rembuk Daerah dihadiri sekitar 25 orang yang merupakan perwakilan dari beberapa organisasi dan kelompok masyarakat sipil yang tergabung ke dalam Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi. Selain itu, acara ini juga melibatkan para kader jurnalisme warga yang sebelumnya telah mengikuti program training of trainers(ToT) yang diadakan Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi. Dalam kesempatan ini ada beberapa hal yang dibahas, yaitu kinerja Pantau Gambut Jambi, evaluasi kegiatan Pantau Gambut Jambi, dan rencana tindak lanjut.

Acara Rembuk Daerah ini dibuka langsung oleh Koordinator Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi, Feri Irawan.  Dalam sambutannya, Feri menyampaikan bahwa evaluasi perlu dilakukan agar kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya menjadi pembelajaran dalam perencanaan ke depan. Selama 2018, Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi telah melakukan beberapa kegiatan terkait monitoring pelaksanaan restorasi gambut serta advokasi kebijakan restorasi dan perlindungan gambut yang berkelanjutan.

Sementara itu, Angga Septia yang mewakili Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi sekaligus Sekretaris Jenderal Jaringan Masyarakat Gambut Jambi menyampaikan perkembangan kinerja Pantau Gambut dalam 2 tahun terakhir di Jambi. Salah satu kontribusi nyata Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi adalah pemantauan terhadap terjadinya titik api di wilayah konsesi perusahaan yang termasuk dalam lokasi target restorasi gambut dan moratorium pembukaan lahan.  

Perwakilan dari Simpul Jaringan Pantau Gambut selanjutnya, Ipang, memaparkan tentang kegiatan-kegiatan terkait advokasi dan kapamnye Pantau Gambut, serta riset dan program peningkatan kapasitas. Dalam pembahasan rencana tindak lanjut, Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi melibatkan seluruh anggota dan peserta rembuk daerah untuk memberikan masukan terkait kegiatan ke depan. Untuk mendorong partisipasi aktif, para peserta dibagi menjadi 3 kelompok diskusi yang masing-masing membahas salah satu dari tiga isu, yaitu advokasi dan kampanye, riset, serta peningkatan kapasitas. Usai pembahasan di kelompok kecil, perwakilan dari tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok masing-masing. Sesi diskusi partisipatif ini difasilitasi oleh Irman, yang selain mewakili Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi juga merupakan Direktur Yayasan Keadilan Rakyat. 

Simpul Jaringan Pantau Gambut Jambi berharap seluruh peserta dalam rembuk daerah ini dapat terus mendorong penyelamatan dan perlindungan ekosistem gambut dan menularkan pengetahuan mereka ke masyarakat lain di wilayah masing-masing

 

Dukung kami

Bagikan informasi ini kepada keluarga dan teman-temanmu.